Thera's posts with tag: speaking of heart...
Sampai sekarang pun nyanyian-nyanyian maut itu masih ada di kepala... Tenis Indoor menjadi dimensi ajaib tanpa penanda waktu Hanya ada suara-suara yang mengikat pikiran-pikiran sesaat Puisi-puisi ditembangkan dengan rajutan nada-nada Minor dan mayor dan dentuman dan tempo yang menghipnotis setiap detik malam Ramuan-ramuan para wonderbrass (hey, namanya seperti nama band gw hehe) Cahaya-cahaya hijau, lampu-lampu biru, dan tembakan salju penipu Seandanya saja ada asap-asap suci di paru-paru dan otakku Lengkaplah sudah ritual suci persembahan untuk si ajaib Dan ketika dia muncul dengan balutan pink bersama dahi bermahkota senada Aku sedikit ragu apakah dia manusia Mungkin setengah dewi, atau malaikat, atau alien dari galaksi tetangga Dan setelah semuanya selesai berakhirlah pula mimpi indah Kembali pada kenyataan dengan kaki pegal dan suara serak Damn... I wanna be there forever...
Aku adalah tanaman rambat yang melilit di pagar rumahmu. Ibuku rumput liar dan ayahku dandelion. Setiap malam aku merindu ranting-ranting kokoh yang diam-diam membelaiku, memperkenalkan aku pada ruangan tanpa batas antara mimpi dan kenyataan. Setiap saat dibawanya aku pada dunia penuh cermin tanpa kita harus bercermin. Cukup diperkenalkannya aku pada keindahan-keindahan lampu yang meredup di akhir tahun dengan setiap kecupan pertamanya. Aku dibuainya begitu lembut, oleh rangkaian puisi-puisi yang disenandungkannya diam-diam untukku setiap malam menjelang tidur. Tanpa perlu berkata-kata, kami saling tahu betapa kami merindu satu sama lain. Kami meniupkan kecupan tiap malam tanpa harus bertatap, karena hati kami saling terikat diantara mimpi-mimpi yang pernah kami rangkai. Kami memunguti mutiara dan menjadikannya bola mata kami. Bersama bias terangnya kami saling memeluk. Melihat keanggunan realitas khayal masa-masa itu, berjuta-juta detik yang lalu.
| |
|